Lewati navigasi
Cloud & infrastruktur untuk bisnis IndonesiaDESIGN PREVIEW / DATA DUMMY
cakracloud
← Semua panduan

PANDUAN / INSTALASI WORDPRESS

Cara Install WordPress di cPanel, DirectAdmin, CyberPanel, dan aaPanel

Panduan install WordPress di cPanel, DirectAdmin, CyberPanel, dan aaPanel: langkah tiap panel, pengaturan awal yang aman, dan kesalahan yang sering terjadi.

Install WordPress adalah langkah pertama sebelum website bisa dipakai. Di banyak hosting, proses ini hanya beberapa menit, tetapi pengaturan awal yang terlewat bisa menjadi masalah berbulan-bulan kemudian, misalnya username admin yang mudah ditebak, database yang tidak tersimpan dengan benar, atau SSL yang belum aktif.

Panduan ini membahas cara install WordPress di empat panel hosting yang umum dipakai: cPanel, DirectAdmin, CyberPanel, dan aaPanel. Langkah di setiap panel berbeda, tetapi prinsipnya sama: siapkan domain, pilih lokasi instalasi, buat akun admin yang aman, lalu verifikasi hasilnya.

Sebelum mulai

Sebelum memulai instalasi, pastikan hal-hal berikut sudah siap:

  • Domain sudah mengarah ke server. Record A di pengaturan DNS harus berisi IP server hosting Anda. Jika belum, instalasi mungkin berjalan tetapi website belum bisa diakses dari luar. Perubahan DNS bisa membutuhkan waktu sebelum berlaku.
  • Tidak ada file default yang menghalangi. Di cPanel dan panel lain, folder web biasanya berisi file index.html atau index.php bawaan. Hapus atau pindahkan file tersebut jika instalasi WordPress akan memakai folder yang sama.
  • Anda tahu panel apa yang tersedia. Nama menu bisa berbeda antarhosting. Jika menu tidak sama dengan panduan ini, cek dokumentasi penyedia atau tanyakan ke support.
  • Anda sudah memutuskan username admin. Hindari “admin” atau nama yang mudah ditebak. Gunakan kombinasi yang unik, dan simpan kata sandi di pengelola kata sandi.
  • Versi PHP yang didukung sudah dicek. WordPress dan plugin utama membutuhkan versi PHP tertentu. Pilih versi yang direkomendasikan oleh WordPress dan didukung oleh plugin yang akan Anda pakai.

1. Install WordPress di cPanel

cPanel adalah panel yang paling sering dijumpai di shared hosting. WordPress biasanya dipasang lewat salah satu dari dua alat berikut: Softaculous atau WP Toolkit. Pilihan tersedia bergantung pada paket dan konfigurasi hosting Anda.

Cara A: Softaculous

Langkah dasarnya menurut dokumentasi Softaculous:

  1. Login ke cPanel.
  2. Buka ikon Softaculous lalu cari WordPress.
  3. Klik Install.
  4. Isi formulir instalasi:
    • Choose Installation URL: pilih domain yang akan digunakan.
    • In Directory: kosongkan jika ingin WordPress berada di domain utama (misalnya example.com). Isi nama folder hanya jika Anda ingin memasangnya di subfolder (misalnya example.com/wp).
    • Admin Username, Admin Password, dan Admin Email: isi dengan data akun admin Anda.
    • Select Language: pilih bahasa yang diinginkan.
  5. Klik Install dan tunggu hingga proses selesai.

Jika kolom In Directory tidak dikosongkan, WordPress akan terpasang di subfolder dan alamat login Anda menjadi lebih panjang. Kesalahan ini sering terjadi, jadi periksa kembali sebelum klik Install.

Cara B: WP Toolkit

WP Toolkit adalah pengelola WordPress bawaan cPanel. Di panel, buka WP Toolkit lalu pilih Install WordPress. Anda bisa menerima pengaturan standar atau mengubah direktori instalasi (defaultnya public_html), judul situs, bahasa, dan kredensial admin. WP Toolkit juga memiliki pengaturan pembaruan otomatis. Pastikan pengaturan ini sesuai dengan kebijakan Anda, karena pembaruan otomatis dapat memengaruhi plugin yang tidak kompatibel.

Setelah instalasi, login ke https://domainanda.com/wp-admin untuk memastikan semuanya berjalan.

2. Install WordPress di DirectAdmin

DirectAdmin banyak dipakai di hosting Indonesia dan Asia. Instalasi WordPress biasanya dilakukan melalui installer aplikasi, seperti Softaculous atau Installatron, yang terpasang sebagai plugin di panel.

Alur umumnya:

  1. Login ke DirectAdmin.
  2. Buka menu installer aplikasi yang tersedia. Pada banyak hosting, menu ini berada di bagian Extra Features. [VERIFIKASI: nama menu di versi DirectAdmin dan installer yang dipakai hosting Anda]
  3. Pilih WordPress, lalu klik Install.
  4. Pilih protokol (HTTP atau HTTPS), domain, dan direktori. Kosongkan direktori jika ingin memasang di domain utama.
  5. Isi akun admin, email, dan bahasa.
  6. Periksa daftar plugin default yang mungkin dicentang otomatis. Hilangkan centang pada plugin yang tidak Anda butuhkan.
  7. Klik install dan tunggu hingga selesai.

Untuk plugin tambahan setelah instalasi, Softaculous menyediakan WordPress Manager di DirectAdmin. Gunakan menu ini untuk mencari dan mengelola plugin, bukan untuk instalasi awal.

3. Install WordPress di CyberPanel

CyberPanel adalah panel berbasis OpenLiteSpeed. Dokumentasi resminya menyediakan fitur Deploy WordPress yang menyiapkan website, database, dan WordPress dalam satu proses.

Langkahnya:

  1. Login ke CyberPanel dan pilih Deploy WordPress dari Dashboard. Menu WordPress di sidebar juga menyediakan installer ini.
  2. Masukkan domain tanpa protokol atau path. Contohnya example.com, bukan https://example.com/.
  3. Masukkan judul situs.
  4. Pilih paket hosting dan pengguna CyberPanel yang akan memiliki website tersebut.
  5. Masukkan username admin, email, dan kata sandi yang kuat. Hindari username seperti “admin”.
  6. Tinjau versi WordPress, paket plugin atau tema opsional, dan kebijakan pembaruan untuk inti WordPress, plugin, dan tema.
  7. Pilih Deploy WordPress dan tunggu hingga progres selesai.

Setelah deployment, buka WordPress di sidebar untuk melihat daftar situs. Jika sertifikat SSL belum terbit, pastikan DNS sudah mengarah ke server, lalu buka Security → Manage SSL.

Pada CyberPanel, pengelolaan plugin, tema, staging, backup, dan akses database dilakukan lewat WordPress Manager. Dokumentasi resminya memiliki panduan terpisah untuk fitur tersebut.

4. Install WordPress di aaPanel

aaPanel dikenal ringan dan mudah dipakai untuk VPS. Instalasi WordPress dapat dilakukan lewat fitur One-Click di App Store. Panduan resmi aaPanel menyebut kebutuhan minimal VPS dengan RAM 1 GB dan sistem operasi Ubuntu 20.04 atau 22.04 pada instalasi baru.

Langkahnya:

  1. Login ke aaPanel.
  2. Buka App Store atau menu One-Click, lalu cari WordPress.
  3. Pilih domain yang akan digunakan.
  4. Isi nama database.
  5. Klik install dan tunggu proses selesai. aaPanel akan membuat database, file, dan konfigurasi WordPress.
  6. Catat username dan kata sandi admin yang ditampilkan panel. Simpan informasi ini sebelum menutup halaman.
  7. Login ke https://domainanda.com/wp-admin untuk memeriksa instalasi.

Jika mengikuti cara manual, Anda perlu membuat website, database, dan file WordPress sendiri. Cara ini lebih banyak langkah dan lebih rawan salah konfigurasi, jadi untuk pemula sebaiknya pakai One-Click.

Perbandingan singkat empat panel

Panel Cara utama Lokasi installer Catatan
cPanel Softaculous atau WP Toolkit Ikon Softaculous atau menu WP Toolkit Kosongkan In Directory untuk instalasi di domain utama
DirectAdmin Softaculous atau Installatron Biasanya di Extra Features [VERIFIKASI] Hilangkan plugin default yang tidak diperlukan
CyberPanel Deploy WordPress Dashboard atau menu WordPress Pengelolaan lanjutan lewat WordPress Manager
aaPanel One-Click di App Store App Store atau One-Click Catat kredensial admin yang ditampilkan

Setelah instalasi: checklist keamanan dasar

Instalasi selesai bukan berarti website siap dipakai. Lakukan langkah berikut sebelum mengisi konten:

  1. Login dan cek dashboard. Pastikan halaman admin bisa dibuka dan tidak muncul error.
  2. Pastikan HTTPS aktif. Buka alamat website dengan https://. Jika belum, aktifkan SSL dari panel.
  3. Atur ulang kata sandi admin jika perlu. Gunakan kata sandi unik yang tidak dipakai di layanan lain.
  4. Hapus akun dan plugin default yang tidak dipakai. Plugin contoh seperti Hello Dolly biasanya tidak diperlukan.
  5. Atur zona waktu, bahasa, dan format permalink. Ini dilakukan di menu Settings. Permalink yang rapi membantu SEO.
  6. Buat backup pertama. Simpan salinan file dan database sebelum mengubah apa pun.
  7. Tentukan email admin yang aktif. Notifikasi pembaruan dan pemulihan kata sandi dikirim ke alamat ini.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Website menampilkan halaman default hosting. Biasanya file index.html masih ada di folder web. Hapus atau pindahkan file tersebut.
  • Website tidak bisa dibuka setelah instalasi. Periksa DNS dan pastikan record A mengarah ke IP server.
  • WordPress terpasang di subfolder tanpa sengaja. Periksa kolom direktori sebelum menekan install.
  • Login admin tidak bisa dibuka. Cek apakah alamat yang digunakan adalah /wp-admin dan apakah kata sandi sudah tersimpan dengan benar.
  • Instalasi gagal di tengah proses. Biasanya karena database yang sudah ada, nama domain yang sudah dipakai di website lain, atau versi PHP yang tidak didukung. Baca pesan error dan perbaiki penyebabnya sebelum mencoba ulang.

Ringkasnya

Install WordPress di cPanel, DirectAdmin, CyberPanel, atau aaPanel sebenarnya memiliki pola yang sama: pilih domain, tentukan lokasi instalasi, isi akun admin, lalu install. Perbedaannya ada pada nama menu dan installer yang dipakai.

Setelah instalasi, prioritaskan keamanan dasar: HTTPS aktif, username admin tidak mudah ditebak, plugin yang tidak perlu dihapus, dan backup pertama sudah dibuat.

Jika Anda ingin memastikan layanan hosting mendukung panel dan installer yang dibutuhkan, tanyakan melalui halaman Kontak. Untuk kebutuhan server yang lebih kompleks, lihat juga halaman Managed Server.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah install WordPress di cPanel perlu biaya tambahan?

WordPress sendiri gratis. Biaya biasanya ada pada domain dan hosting. Softaculous dan WP Toolkit tersedia sebagai bagian dari fitur panel, tetapi ketersediaannya tergantung penyedia hosting Anda.

Apa bedanya Softaculous dengan WP Toolkit?

Keduanya sama-sama menginstal WordPress. Softaculous adalah installer aplikasi yang bisa memasang banyak skrip, sedangkan WP Toolkit fokus pada pengelolaan WordPress. WP Toolkit juga menyediakan fitur pengelolaan instalasi yang lebih lengkap.

Apakah saya bisa install WordPress di subfolder?

Bisa. Isi kolom direktori atau In Directory dengan nama folder, misalnya blog. Namun, untuk website utama, sebaiknya instal di domain utama agar alamat website lebih sederhana.

Setelah install, bagaimana cara masuk ke dashboard WordPress?

Buka alamat website dengan tambahan /wp-admin, misalnya https://example.com/wp-admin. Masukkan username dan kata sandi admin yang Anda buat saat instalasi.

Apakah aman menggunakan username admin default?

Tidak disarankan. Username admin sering menjadi target serangan brute force. Pilih username lain saat instalasi. Jika sudah terlanjur memakai username tersebut, buat akun admin baru dengan username unik lalu hapus akun lama.

Apakah ada yang harus dicek setelah versi PHP diubah?

Ya. Setelah mengganti versi PHP, buka dashboard WordPress dan periksa halaman Site Health. Pastikan plugin utama tetap berjalan normal.

Catatan verifikasi dan sumber

Langkah di panduan ini disusun dari dokumentasi resmi yang tersedia saat penulisan, yaitu Softaculous, WordPress.org (halaman control panel), CyberPanel Knowledge Base, dan blog resmi aaPanel. Untuk DirectAdmin, dokumentasi resmi belum berhasil dibuka saat penulisan, sehingga nama menu di bagian DirectAdmin masih perlu dikonfirmasi.

Sebelum publikasi, periksa hal berikut:

  • Nama menu DirectAdmin dan installer yang tersedia di hosting CakraCloud.
  • Panel mana saja yang benar-benar didukung layanan CakraCloud.
  • Versi PHP dan persyaratan minimum yang tercantum saat publikasi.
  • Gambar tangkapan layar. Naskah ini belum menyertakan gambar. Sebaiknya gunakan tangkapan layar dari panel yang dipakai sendiri dengan lisensi yang jelas.
CAKRACLOUD / PANDUANJelajahi panduan lainnya ↗